Jumat, 19 Oktober 2012

Sekilas singgah

Tiba-tiba teringat beberapa bulan yang lalu saat berada di sebuah pondok pesantren di daerah Bogor.
Sebuah pondok pesantren yang sangat besar, dengan 18belas ribu santri dari mulai PAUD hingga Sekolah tinggi. Pondok pesantren ini memiliki banyak sekali lini usaha, dari mulai pabrik roti, tempe, tahu, peternakan, pertanian, dll. Kesemuanya itu yang membuat pondok ini dapat survive..

Tapi yang bikin takjub adalah mereka sekolah dan mondok "GRATIS" tanpa dipungut biaya sedikitpun..Tak terbayang sebenarnya bagaimana cara menghidupi anak-anak tersebut.
bayangkan saja dalam sehari saja minimal butuh 3 ton beras untuk makan...jumlah yang luar biasa bukan?

Yang perlu diacungi jempol adalah sifat santri yang begitu sederhana,
setiap pagi hanya makan nasi saja, siang hari nasi sayur dan malam nasi tempe/tahu.
Padahal tak sedikit diantara mereka yang berasal dari keluarga kaya raya, alias keluarga donatur..

Setelah tinggal selama 4 hari bersama mereka, banyak hal positif yang bisa dicontoh. Bagaimana cara mereka memperlakukan tamu, kedisiplinan yang luar biasa, sifat zuhud, rasa kekeluargaan yang begitu erat, dsb. Tapi kalo menurutku ada hal yang harusnya bisa dihindari yaitu tentang taqlid. Taqlid artinya mengikuti tanpa mengetahui dasarnya (asal ngikut aja). Mereka sangat mematuhi perintah "pak Kyai" mereka, semua perintah malah..

Minggu, 14 Oktober 2012

antara IQRO' & Tahsin

Kira-kira sudah berapa tahun ya bisa baca Al-qur'an?
Apakah sudah lancar?
Atau sudah yakin benar bacaannya?

Tahsin,
Istilah tahsin ini baru aku kenal waktu masih duduk di bangku SMP. Pada awalnya (dari semenjak kecil) aku membaca Al-Qur'an seperti apa yang diajarkan dalam buku "IQRO" ..
Ternyata setelah aku buka kembali, dalam buku "IQRO" itu sebenarnya kita sudah diajarkan bagaimana cara membaca Al-Qur'an yang benar (bagaimana membaca mad, idzhar, waqaf, qalqalah, dsb. Akan tetapi tanpa diberitahu apa nama hukum bacaannya)..
Hmmm,,setelah dipikir2 ada baiknya juga. Bagaimana anak kecil yang mungkin masih berusia 5tahun disuruh untuk menghafal hukum2 tajwid, pusing mungkin ya... 

Tahsin artinya memperbaiki/membaguskan bacaan al-Qur'an, sehingga diharapkan dapat membaca Al-Qur'an dengan lancar dan benar. Dalam program tahsin ini salah satunya kita akan mempelajari ilmu tajwid.

Adapun hukum mempelajari ilmu tajwid adalah fardhu kifayah, tetapi hukum mempraktekkan ilmu tajwid dalam membaca Al-qur'an adalah fardhu 'ain.

Tapi, meskipun hukumnya fardhu kifayah, apakah kita ga mau jadi salah satu orang yang tahu hukum bacaan Al-qur'an?
pasti mau kan ya..

ga ada kata terlambat buat belajar, karena banyak sarana untuk mempelajarinya.. ^_^

Jumat, 12 Oktober 2012

secuil nasehat

Siang ini bener-bener bermakna. Dapet nasehat dari seorang ibu yang sudah banyak makan asam garam kehidupan. Hati dan pikiran serasa terbuka...hmmm..Alhamdulillah...

Terlihat siang ini ada yang terlihat murung dan tak bersemangat. Aku menghampirinya dan akhirnya aku tahu dia murung setelah bertemu dosen. Bagi kami mahasiswa tingkat akhir memang keinginan untuk segera menyelesaikan tugas akhir itu sudah jadi harapan yang paling diimpikan. Kelelahan karena penelitian yang ga kunjung selesai, data yang naik turun ga karuan, alat yang rusak mungkin, dan segala macemnya..
Lelah...itu sudah pasti..

Sampai akhirnya siang ini terasa dapet pencerahan bahwa apa yang kita alami sekarang itu mungkin cuma secuil cobaan yang Allah berikan, seberapa kuat kita dalam menghadapinya.

Mungkin jika kita dari kecil hidup mulus-mulus aja, dari SD selalu dapet peringkat satu, SMP jadi juara umum, atau mungkin buat dapet SMA atau perguruan tinggi favorit itu jalan selalu mulus, seakan jalan tol yang tanpa hambatan. Lalu sekarang kenapa mau lulus kuliah aja susah? mungkin itu yang terpikir sekarang sampai akhirnya lupa bahwa kehidupan kita di masa lalu itu sangat mulus. 
Padahal ini baru sedikit ujian saja lhoo..belum ada apa2nya. tapi karena dasarnya dari kecil ga pernah dapet ujian ya begini, 

ini nasehat-nasehat yang mungkin sangat bermakna bagi kita-kita yang lagi galau dengan tugas akhir :

Pertama, jangan pernah menyalahkan siapapun karena kita belum lulus-lulus, apalagi sampai nyalahin dosen. coba bayangin kalo kita nyalahin dosen pasti setiap ketemu beliau yang ada hanya rasa mangkel dan sebel. Lalu gimana kita bisa berfikir terbuka, ketemu aja sebel, gimana bisa semangat skripsi nulis draf skripsi aja males. betul ga?

Kedua, perbaiki hubungan dengan orangtua, minta doa ke bapak ibu, insyaAllah akan dipermudah kalo orang tua udah ridho. inget kan? "ridho Allah itu ridho orangtua.."

Ketiga, dekatkan diri pada Allah..
coba dibuka surat al-insyiroh 5, 

"maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan."

yakin ya, mungkin jalan kita untuk lulus itu berliku tapi yakin akan ada kemudahan setelahnya, entah Allah akan mempermudah kita dalam hal apa, entah rizki atau jodoh  #hope ^_^

Senin, 08 Oktober 2012

Pertemuan singkat


Pertemuan yang singkat..
Penuh makna..
Ada canda dan tawa..
Ada cerita..
Ada rindu yang tersampaikan..

Setelah sekian lama..
Pertemuan yang tak terpikirkan sebelumnya..
Tiba-tiba,
dan tak sangka-sangka..

Wajah-wajah bahagia itu..
Senyum kecilmu..
Masih teringat..
Ya, jelas sekali masih aku ingat..

Bagaimana denganmu?
Kuharap kau pun demikian..

Doaku suatu saat...
Semoga Allah akan mempertemukan kita kembali..

=Agustus 2012=