Jumat, 19 Oktober 2012

Sekilas singgah

Tiba-tiba teringat beberapa bulan yang lalu saat berada di sebuah pondok pesantren di daerah Bogor.
Sebuah pondok pesantren yang sangat besar, dengan 18belas ribu santri dari mulai PAUD hingga Sekolah tinggi. Pondok pesantren ini memiliki banyak sekali lini usaha, dari mulai pabrik roti, tempe, tahu, peternakan, pertanian, dll. Kesemuanya itu yang membuat pondok ini dapat survive..

Tapi yang bikin takjub adalah mereka sekolah dan mondok "GRATIS" tanpa dipungut biaya sedikitpun..Tak terbayang sebenarnya bagaimana cara menghidupi anak-anak tersebut.
bayangkan saja dalam sehari saja minimal butuh 3 ton beras untuk makan...jumlah yang luar biasa bukan?

Yang perlu diacungi jempol adalah sifat santri yang begitu sederhana,
setiap pagi hanya makan nasi saja, siang hari nasi sayur dan malam nasi tempe/tahu.
Padahal tak sedikit diantara mereka yang berasal dari keluarga kaya raya, alias keluarga donatur..

Setelah tinggal selama 4 hari bersama mereka, banyak hal positif yang bisa dicontoh. Bagaimana cara mereka memperlakukan tamu, kedisiplinan yang luar biasa, sifat zuhud, rasa kekeluargaan yang begitu erat, dsb. Tapi kalo menurutku ada hal yang harusnya bisa dihindari yaitu tentang taqlid. Taqlid artinya mengikuti tanpa mengetahui dasarnya (asal ngikut aja). Mereka sangat mematuhi perintah "pak Kyai" mereka, semua perintah malah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar