Sabtu, 15 September 2012

Statusku, MTA (Mahasiswa Tingkat Akhir)


Alhamdulillah..pagi ini masih bisa menghirup udara segar dan menikmati indahnya pepohonan yang menghijau karena beberapa hari yang lalu hujan mengguyur kampusku..Terlihat beberapa teman2 mahasiswa yang berolah raga di sekitar kampus. Entah sudah berapa lama aku tidak menikmati udara kampus di pagi hari semenjak aku menjadi mahasiswa tingkat akhir. Mahasiswa tingkat akhir...yah itulah aku sekarang. sebagai seorang MTA sudah sangat jarang aku berangkat pagi2, berbeda dengan dulu waktu masih jadi mahasiswa aktif,,hehe. Dulu waktu masih muda (critanya udah ngerasa tua nih :)) hampir tiap pagi sebelum jam 6 udah ngampus, yang rapat lah, ngerjain tugaslah, dll. Tapi sekarang beda banget..(udah tua bukannnya makin rajin ^_^).  Sekarang kebiasaan berangkat paling cepat jam 8 pagi, lanjut ngerjain penelitian di lab dan jam 4 sore udah balik lagi ke kosan.


Status sebagai seorang MTA itu mungkin cukup membebani, tiap ketemu adek kelas yang ditanya selalu "udah lulus Kak?" Kapan sidang Kak??" Kapan wisuda kak?"...Hmmm itu pertanyaan yang kerap kali diucapkan oleh orang2 disekitarku. mungkin harusnya pertanyaaan tadi itu bisa jadi penyemangat, tapi terkadang malah jadi bomerang yang membuat nge-down. Kembali lagi ke diri kita masing2 bagaimana kita memotivasi dan menyemangati diri sendiri. Membayangkan orang2 yang kita sayang tersenyum bangga melihat kita menjadi seorang sarjana, apalagi bapak dan ibu..


Aku yakin lulus itu akan indah pada waktu yang tepat, dan setiap orang memiliki waktunya masing-masing. tidak harus lulus cepat tapi tepat.. (pembelaan karena tidak bisa lulus tepat waktu..hehe)



ayo tuntaskan skirpsimu, sambut gelar sarjanamu!!! *smile*

4 komentar:

  1. Yang penting itu lulus 'tepat waktu'. Bukan berarti harus tepat 4 tahun, tapi lulus di waktu yang tepat *smile*.

    Mungkin bagi mereka tepat 4 tahun itu 'tepat', tapi belum tentu bagi kita 'tetap'.

    Jadi, nikmati saja prosesnya!

    Semangat terus, Ukhti! *smile*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju banget... :)

      ayo sama-sama berjuang, Ukhti...

      Hapus